Sania Kartika Sandi Pimpin Japnas Sultra

1354

KENDARI – Sebanyak 65 pengurus wilayah Japnas Sultra dilantik langsung Ketua Umum Pengurus Pusat Japnas H Bayu Priawan Djokosoetono tadi malam, Minggu (21/5).

Dalam pelantikan tersebut, ditetapkan Sania Kartika Sandi menjadi Ketua Wilayah Japnas Sultra, masa bakti 2017-2022.

Ketua Umum Pengurus Pusat Japnas H Bayu Priawan Djokosoetono menyatakan Indonesia memiliki potensi yangbluar biasa, dan masih banyak lagi potensi potensi di Indonesia yang belum digarap sama sekali.

Oleh karenanya, sebagai pengusaha nasional harus mampu merubah mindset cara kerja sebagai pengusaha, dari berbasis konsumsi menjadi berbasis produksi.

“Tapi harus diingat sebagai pengusaha tidak bisa berjalan sendiri tetapi juga membutuhkan bantuan orang lain. Disinilah pentingnya jaringan (net working),” ungkapnya.

Sebagai pengusaha, Pengurus Japnas diminta agar bisa bersinergi, saling tukar informasi sehingga Pengurus Japnas bisa menjalankan bisnisnya. Selain itu, pihaknya berharap Ketua Umum Japnas, bisa memetakan potensi daerah di Sultra dalam pengembangan bisnis.

Sementara itu, Asisten I Pemprov Sultra Syamsuddin Syafaat menerangkan, sebagai organisasi baru, diharapkan agar pengurusnya dapat menyusun program kerja sedetail mungkin dan dapat bersinerji dengan program pemerintah yang diatur dalam RPJMD.

“Organisasi ini diharapkan bisa membangun sinergi bisnis dengan pemprov Sultra dan bisa menciptakan pengusaha baru. Jika ini bisa direalisasikan maka dapat meningkatkan nilai tambah di Sultra,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Wilayah Japnas Sultra Sania Kartika Sandi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pengembangan potensi di Sultra dengan cara antara lain, memperkenalkan Japnas Sultra di setiap kabupaten/kota se-Sultra, membangun jaringan yang kuat untuk menciptakan lebih banyak peluang usaha, membuat informasi terkait potensi usaha serta iklim investasi di Sultra, membangun kemitraan dengan lembaga keuangan serta menciptakan pengusaha pengusaha muda di Sultra.

“Kita berharap semoga target kita kedepan dalam menciptakan pengusaha muda dan pengoptimalan potensi di Sultra bisa terwujud,” terangnya.

Dia menuturkan, kehadiran Japnas di Sultra, untuk membangun masyarakat mandiri berbasis produksi menuju Indonesia sejahtera 2030 dan mendorong paradigma produsen yang berdaya saing global demi kamakmuran bangsa.

“Kami akan berupaya untuk meningkatkan kemampuan inovasi, produksi dan daya saing pengusaha Sultra sebagai garda ekonomi nasional.

Hal yang kami lakukan yakni mengutamakan kekeluargaan, persaudaraan, sinergi untuk kesejahteraan bersama dan kemakmuran bangsa,” tutupnya. (*)  Rakyat Sultra/22 Mei 2017.