JAPNAS – YEN D Business Matching Bukukan Kerjasama Rp 3,2 Triliun

377

Jakarta, 22 September 2019

Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) bersama Young Entrepreneur Network Development (YEN-D) Program menggelar kegiatan Business Matching bagi pengusaha se-kawasan Asia Tenggara pada tanggal 20-22 September 2019 di JW Marriot Hotel, Jakarta. Dari target Rp1 triliun, Business Matching tersebut membukukan transaksi kontrak kerja sama senilai Rp3,2 triliun.

“Target kami sebetulnya hanya Rp1 triliun, namun di luar dugaan, MoU yang terjadi mencapai Rp3,2 triliun,”  kata Ketua Umum Pengurus Pusat Japnas Bayu Priawan Djokosoetono dalam keterangannya, Selasa (24/9/2019).

Ia mengatakan, kerja sama itu antara pengusaha Indonesia dengan 5 negara di Asia tenggara. Selain itu, pihaknya ingin pada acara ini membuka jaringan baru. “Sehingga membuka peluang usaha yang baru, antara pengusaha sekawasan Asia Tenggara,” ujarnya.

Tercatat 400 perusahaan menghadiri acara ini. Dari 16 sektor yang mengikuti Business Matching, dengan nilai terbesar ada di sektor pertambangan dan marine. Sedangkan dari sisi jumlah, sektor yang terbanyak adalah food and beverages.

Bayu juga mengungkapkan bahwa JAPNAS-YEN D SEA BM 2019 merupakan manifestasi dari positioning JAPNAS sebagai Action Group. “DNA JAPNAS adalah Action Group. Artinya kami cenderung pada program-program pengayaan pasar, membangun sinergitas, kerjasama usaha dan mapping pasar yang tentu saja program-program ini memberi manfaat bagi member kami,” Lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Harian PP JAPNAS, Widiyanto Saputro juga mengungkapkan bahwa JAPNAS YEN D South East Asia Business Matching merupakan upaya untuk membuka pasar bagi pengusaha Indonesia ke luar negeri. “Upaya membuka pasar yang lebih luas hasil kerjasama aktif JAPNAS dengan Kemenko Perekonomian di Area BIMP-EAGA (Brunei Darussalam, Indonesia-Malaysia East Asean Growth Area), IMT-GT (Indonesia-Malaysia- Thailand Growth Triangle) dan area Pasifik. Mendorong para pengusaha dalam negeri berjaringan dan berekspansi keluar,” pungkas Widi. (*)