Japnas Sumut dan Himasta USU Gelar Seminar Pengolahan Data dan Interpretasi Statistik

338

Medan – Himpunan Mahasiswa Statistika (Himasta) USU menggelar seminar Pengolahan Data dan Interpretasi Statistik di Aula FMIPA USU pada Sabtu 16 Desember 2017.

Seminar yang didukung Universitas Medan Area, Lagrange Indonesia dan Rumah Pajak Medan ini, dihadiri lebih dari 250 peserta dari beberapa mahasiswa yang ada di sumatera utara.

Seminar menghadirkan pembicara dosen muda M Khahfi Zuhanda, M.Si, yang juga Ketua Bidang Analisa dan Statistik PW JAPNAS Sumut dan Prana Ugiana Gio M.Si yang merupakan pengembang aplikasi pengolah data online dan offline.

Ketua Prodi D3 Statistika Dr. Elly Rosmaini, M.Si mengaku senang dengan kegiatan mahasiswa seperti ini, karena sangat positif.

M Khahfi Zuhanda, M.Si dalam seminarnya mengatakan, statistika awal mulanya hanya untuk menyelesaikan masalah kenegaraan saja. “Sebenarnya kata statistika berasal dari bahasa latin “Status” yang artinya negara,” katanya.

Ia juga menyampaikan, statistika juga sangat membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan pemerintah seperti penetapan UMR, kemiskinan, pajak, dan kebutuhan logistik setiap daerah.

“Statistika di negara maju sudah di pakai dalam segala aspek seperti dalam pemerintahan, bisnis, sepakbola dan sebagainya,” ucapnya.

Dirinya menyarankan untuk yang sedang melakukan penelitian, melakukan pengolahan data disarankan menggunakan aplikasi yang open source dari pada yang bajakan, seperti SPSS dan Minitab yang harus menggunakan crack untuk menggunakannya karena harusnya software tersebut berbayar.

“Bukan berarti aplikasi yang open source tidak baik, bahkan banyak aplikasi yang free lebih baik seperti sofware R,” ungkapnya.

Prana Ugiana menyampaikan, aplikasi K-Stat dapat digunakan online dan offline dengan mengunjugi laman blognya kalkulatorstatistika.com. “Disana ada tutorial cara menggunakannya. Dan aplikasinya juga gratis dan karya anak bangsa,” jelasnya.

Di akhir seminar panitia dari Himasta USU memberikan cendera mata kepada kedua pembicara dan ditutup dengan doa bersama.