JAPNAS NTB Gelar Diklatwil

343

MATARAM- 14 Februari 2019

Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) NTB untuk pertama kalinya melakukan Diklatwil (Pendidikan dan Pelatihan Wilayah). Agenda tahunan ini sekaligus dirangkai dengan pemutakhiran data anggota dan komoditas usahanya.

Diklatwil dilaksanakan di Mataram, Kamis (14/2), yang diikuti puluhan anggota dan pengurus Japnas. Pengurus dari Japnas Pusat Bidang Keorganisasian juga turut hadir menjadi mentor pemutakhiran data. ”Tujuannya untuk memperdalam wawasan, AD/ART, dan kejapnasan serta tata laksana pengelolaan organisasi,” kata I Made Agus Ariana, Ketua Japnas NTB, kemarin.

Pemutakhiran data member Japnas menjadi salah satu agenda yang dilakukan. Pendafatarannya dengan sistem daring atau online. Melalui pemutakhiran data ini, dokumen-dokumen keanggotaan didaftarkan. Misalnya KTP, izin-izin usaha, sekaligus komoditi usaha yang dijalankan oleh anggota. Seluruhnya harus terverifikasi dalam satu sistem terintegrasi di Japnas. Puluhan anggota Japnas NTB telah terverifikasi, beserta usahanya. ”Japnas sedang melengkapi bank datanya, sekaligus menjadi etalase untuk mengetahui SDM yang ada di seluruh Indonesia, khususnya yang ada di NTB,” jelasnya.

Japnas NTB berisi anggota dengan latar belakang usaha yang heterogen. Diantaranya, bergerak pada bisnis perhotelan, toko oleh-oleh, toko handphone, SPBU, peternakan ayam petelur, Event Organizer (EO), dealer mobil, dan kuliner. ”Siapapaun yang ingin mengetahui informasi yang valid tentang Japnas dan potensinya, silahkan kunjungi website kami, di sana sudah lengkap,” tuturnya.

Disisi lain, sistem ini memiliki keuntungan bagi anggota dan daerah. Khususnya pada komoditas yang dipasarkan secara global. ”Siapapun yang ingin bermitra bisnis, dapat terlebih dahulu mengintip profil pengusaha dan komoditas yang disediakannya melalui portal Japnas,” tandasnya.

Senada dengan Agus, Wakil Ketua Umum Bidang Keanggotaan Dan Hukum PP JAPNAS Reza Irsyad Amini mengungkapkan bahwa Diklatwil merupakan agenda wajib yang harus dilaksanakan oleh setiap Pengurus Wilayah. “ Kegiatan ini sesuai dengan amanah AD dan ART JAPNAS,” ungkapnya.

Organisasi modern, menurut Bung Reza, sangat ditentukan dengan kelengkapan pendataan anggota JAPNAS. Oleh karenanya dalam Diklatwil JAPNAS selalu dibarengi dengan program Pendataan Anggota.  “ Jika kami memiliki data anggota yang lengkap, maka dapat meningkatkan daya saing organisasi ini ke depan,” Pungkasnya.(*)