JAPNAS LIRIK INDUSTRI PERIKANAN PAPUA BARAT

365

Sorong, 30 Oktober 2019

Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) pada hari ini (Rabu/30 Oktober 2019) meresmikan pendirian Pengurus Wilayah (PW) JAPNAS Papua Barat. Hadirnya PW JAPNAS Papua Barat diharapkan mampu mendorong perkembangan industri di kawasan tersebut, khususnya industri kelautan.  “ Papua Barat ini kaya akan industri perikanan. Tuna, teripang, hingga rumput laut banyak tersedia disini. Potensi ini harus didorong agar dapat masuk ke pasar internasional,” ungkap Ketua Caretaker Nasional PP JAPNAS Reza Irsyad Aminy.

Bung Reza mengungkapkan bahwa JAPNAS kini telah hadir di 13 Provinsi di Indonesia. Sebagai organisasi pengusaha JAPNAS berharap mampu mendorong perkembangan ekonomi nasional dan dunia usaha di Indonesia. “ JAPNAS selalu mengutamakan terbangunnya sinergitas bisnis antar pengusaha di Indonesia. Yang kami bangun adalah jejaring bisnis di seluruh Indonesia, termasuk di Papua Barat,” lanjutnya.

Melihat potensi kekayaan laut yang dimiliki Papua Barat, baik itu berupa hasil laut maupun potensi wisata laut, JAPNAS berkomitmen untuk mempromosikan investasi ke Provinsi tersebut. “ Banyak yang kurang mengetahui potensi-potensi yang dimiliki Papua Barat. Ini saatnya Papua Barat membuka diri untuk investasi masuk. Sinkronisasi peraturan pusat dan daerah, peningkatan kwalitas SDM, akses permodalan dan akses pasar harus sudah mulai dibuka. Apalagi Papua Barat memiliki previlage dapat melakukan ekpor secara langsung,” lanjutnya. 

Senada dengan Bung Reza, Ketua Umum PW JAPNAS Papua Jasper Mario Kasmoen mengungkapkan bahwa dengan adanya JAPNAS di Papua Barat, akan semakin menambah terbukanya pintu-pintu investasi di Papua Barat. “ Kami hadir untuk memajukan Papua Barat. Jangan sampai potensi yang ada di Papua Barat ini tidak bisa diolah secara maksimal. Kita harus mampu memanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemajuan masyarakat Papua Barat,” ungkap Mario.

Dalam kesempatan yang sama, Mario juga mengingatkan pentingnya persatuan, kesatuan, dan keamanan bagi dunia usaha. “ Investor maupun buyer dari luar ini butuh kepastian. Baik itu dibidang hukum, maupun keamanan. Dengan adanya kedamaian di Papua Barat, maka para pengusaha akan merasa aman dalam berusaha. Oleh karenya kami mengajak saudara-saudara semua untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan,” tuturnya.(*)