Japnas-Kemendesa PDTT Siapkan Program Kerjasama Pemberdayaan Pengusaha

264
Audiensi Japnas ke Wamendes mengawali Program Pemberdayaan Pengusaha Desa

Menindaklanjuti pertemuan dalam Webinar antara Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi bersama Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) beberapa waktu lalu, beberapa pengurus Japnas melakukan audiensi ke kantor Kemendesa PDTT.

Hadir dalam pertemuan silaturahmi dan audiensi bersama Wamendes Budi Arie Setiadi tersebut Ketua Umum Japnas Bayu Priawan Djokosoetono didampingi Ketua Harian Widiyanto Saputro dan WKU Bid. Teritorial Rahmat Baitullah sementara dari Pengurus Wilayah hadil Ketua Umum Japnas Wilayah Jawa Timur Moh. Supriyadi dan WKU Bid. OKH Sugiharto yang sebelumnya juga bertindak sebagai ketua panitia pelaksanaan webinar.

Pertemuan berlangsung lancar dan hangat, berbagai topik diskusi dibahas untuk menciptakan sinergi bersama antara Kemendesa PDTT dan Jaringan Pengusaha Nasional.

Dalam pertemuan tersebut disepakati persiapan kerjasama antara Kemendesa PDTT dan Japnas untuk melaksanakan program pemberdayaan pengusaha hingga tingkat desa termasuk kawasan desa tertinggal dan transmigrasi, peningkatan akses Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk peningkatan produksi, teknologi, pemasaran hingga investasi dan pembiayaan.

Japnas memiliki platform business matching dalam bentuk event offline dan digital yang mempertemukan dan memungkinkan para pengusaha membangun sinergitas baik transaksi jual beli, kerjasama partnership, manajemen investasi hingga pembiayaan proyek. Platform ini diyakini dapat membantu pelaksanaan digitalisasi BUMDes.

Disisi lain, Kemendesa PDTT juga mendorong implementasi berbagai inisiatif dengan paradigma Desa tidak hanya sebagai produsen produk agraria tetapi juga konsumen atas beragam komoditas. Kita harus mampu melihat dan memberdayakan para pengusaha desa dan memposisikan desa sebagai produses dan konsumen atas produk-produk unggulan desa.

Baca Juga  JAPNAS Siap Bermitra dengan Investor Sektor Maritim

Kesepakatan dalam pertemuan tersebut digarap cepat untuk dapat segera dirampungkan perangkat pendukungnya, baik dalam hal legalitas kerjasama, regulasi hingga hal – hal teknis yang menyertainya.

Pada pengumuman internal, Ketua Harian Widiyanto Saputro mengharapkan persiapan dapat diselesaikan dalam 2-3 minggu dan sebelum akhir tahun hasil implementasi dari program ini sudah mulai bisa di resmikan operasinya oleh pemerintah.

(*)